TUGAS INVESTASI KELOMPOK

Posted: Maret 17, 2011 in Uncategorized

Nama Kelompok :

BENA HARTADINATA

EKA FRIYATNA

FAUZUL IMAN

R.SYAH PUTRA ALAM

PENDAHULUAN

 

Investasi adalah Penanama modal untuk satu atau lebih aktiva yang dimiliki biasanya berjangkan panjang dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang sebagai kopensasi secara profesional atas penundaan konsumsi, dampak inflansi dan resiko yang ditanggung.

Keputusan investasi dapat dilakukan individu, dari investasi tersebut yang dapat berupa capital gain/loss dan yield. Investasi dapat dilakukan dalam bentuk investasi pada aspek fisik (real asset) dan investasi pada aset finansial (financial asset). Aset fisik adalah surat-surat berharga yang pada umumnya adalah klaim atau aktiva riel dari suatu entitas.

 

Investasi juga dapat diartikan sebagai suatu komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya lainya yang dilakukan pada saat ini dengan tujuan untuk menperoleh keuntungan di masa yang akan datang, pasar modal merupakan tempat pertemuan dan proses transaksi antara penawaran dan permintaan surat berharga, Pasar Modal memberikan kepada pihak yang mempunyai surplus dana suatu kesempatan beriventasi dalam surat berharja (marketable securites) dan memudahkan pihak yang memerlukan dana untuk memperoleh dana. Saham merupakan salah satu alternatif dalam aset finansial. Kebutuhan akan informasi yang relevan dalam menganalisis harga saham di pasar modal yang dapat membantu investor dalam membuat keputusan investasi adalah pendekatan fundamental dan teknikal. Pendekatan secara fundamental ini mendasarkan analisisnya pada suatu anggapan bahwa setiap saham mempunyai nilai intrinsik. Nilai intrinsik adalah nilai nyata (true value) yang ditentukan oleh faktor fundamental perusahaan.

 

Fokus dari pendekatan ini adalah pada laporan keuangan untuk pendeteksi perbedaaan antara harga pasar sekuritas dengan nilai intrinsiknya. Analisis fundamental mengkaitkan hubungan return saham dengan faktor-faktor intern Perusahaan.

 

Investasi adalah penanaman modal untuk satu atau lebih aktiva yang dimiliki dan biasanya berjangka waktu lama dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa-masa yang akan datang. Banayak negara-negara yang melakukan kebijaksanaan yang bertujuan untuk meningkatkan investasi baik domestik ataupun modal asing. Hal ini dilakukan oleh pemerintah sebab kegiatan investasi baik domestik ataupun modal asing. Hal ini dilakukan oleh pemerintah sebab kegiatan investasi akan mendorong pula kegiatan ekonomi suatu negara, penyerapan tenaga kerja, peningkatan output yang dihasilkan, penghematan devisa atau bahkan penambahan devisa. “proyek investasi merupakan suatu rencana untuk mengivestaiskan sumber-sumber daya, baik proyek besar ataupu proyek kecil untuk memperoleh manfaat pada masa yang akan datang .” pada umumnya manfaat ini dalam bentuk nilai uang. Sedang modal, bisa saja berbentuk bukan uang, misalnya tanah, mesin, bangunan dan lain-lainya.

 

Namun baik sisi pengeluaran investasi ataupun manfaat yang diperoleh, semua harus dikoversikan dalam nilai uang.

Suatu rencana investasi perlu dianalisis secara seksama. Analisis rencana investasi pada dasarnya merupakan penelitian tentang dapat tidaknya suau proyek (baik besar atau kecil) dapat dilaksnakan dengan berhasil, atau suatu metode penjajakan dari suatu gagasan usaha/bisnis tentang kemungkinan layak atau tidaknya gagasan usaha/bisnis tentang kemungkinan layak atau tidaknya gagasan usaha/ bisnis tersebut dilaksanakan.

 

Suatu proyrk investasi umumnya memerlukan dana yang besar dan akan mempengaruhi perusahaan dalam jangka panjang. Oleh karena itu dilakukan perencanaan investasi yang lebih teliti lagi agar tidak terlanjur menanamkan modal atau investasi pada proyek yang tidak menguntungkan.

 

Alasan Investasi adalah seperti berikut ini :

 

  1. Produktivitas seseorang yang terus mengalami penurunan.
  2. Tidak menentunya lingkungan perekonomian sehinga memungkinkan suatu saat penghasilan jauh lebih kecil dari pengeluaran.
  3. Kebutuhan-kebutuhan yang cenderung mengalami peningkatan.

 

 


TIPE INVESTOR MENURUT PROFIL RESIKO

Tipe-tipe investor menurut profil resiko dalam berivestasi dapat dideskripsikan berikut :

Defensive

Investor denga tipe Defensive, investor ini berusaha untuk mendapatkan keuntungan dan menghindari resiko sekecl apapun dari investasi yang dilakukan. Investor tipe ini tidak mempunyai keyakinan yang cukup dalam hal spekulasi, dan lebih memilih untuk menungggu saat-saat yang tepat dalam berivesntasi agar investasi yang dilakukan terbatas dari resikoyang telah diperoleh

Conservative

Investor dengan tipe conservative, biasanya berivestasi untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan dengan rentang waktu investasi yang cukup panjang. Misalnya, untuk pendidikan perguruan tinggi anak butuh biaya hidup di hari tua. Investor tipe ini memiliki kecenderungan menanam investasi dengan keuntungan (yield) yang layak saja dan tidak memiliki resiko besar, karena filosofi investasi mereka untuk menghindari resiko, walaupun investor conservative sering berinvestasi, investor ini umumnya mengalokasiak sedikit waktu untuk menganalisa dan mempelajari portofolio investasinya.

Balanced

Investor dengan tipe balanced, merupakan tipe investor yang menginginkan resiko menengah. Investor tipe ini selalu mencari proporsi yang seimbang antara resiko yang di mungkinkan terjadi dengan pendapatan yang dapat di raih. Tipikal investor ini bahwa mereka akan selalu berhati-hati dalam memilih jenis investasi, dan hanya investasi yang proposional antara resiko dan penghasilan yang bisa diperoleh untuk di pilih.

 

Moderately Aggressive

 

Moderately Aggressive, merupakan tipe investor yang tenang atau tidak ekstrim dalam menghadapi resiko. Investor ini cenderung memikirkan kemungkinan terjadinya resiko dan kemungkinan bisa mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini, investor dengan ini selalu tenang dalam mengambil keputusan investasi karena keputusan yang ditetapkan dan sudah dipikirkan sebelumnya.


Aggressive

 

Investor aggresive, atau yang disebut “pemain”, adalah kebalikan dari investor Conservative. Merka sanagt teliti dalam mengambil atau menganalisa portofolio yang dimiliki. Semakin banyak angka-angka dan fakta yang bisa di analisa adalah semakin baik. Investor tipe ini umumnya berinvestasi dengan rentang waktu singkat. Walaupun tidak berharap untuk merugi, namun setiap investor aggressive menyadari bahwa kerugiaan adalah bagian dari permainan.

 

JENIS-JENIS INVESTASI

 

  1. Tabungan di Bank

 

Dengan menyimpan uang di tabungan, amak akan mendapatkan suku bunga tertentu yang besarnya mengikuti kebijakan bank bersangkutan. Produk tabugan biasanya memperbolehksn kita mengambil uang kapanpun yang kita inginkan.

 

  1. Deposito di Bank

 

Produk deposito hampir sama dengan produk tabungan. Bedanya, dalam deposito tidak dapat mengambil uang kapanpun yang di inginkan, kecuali apabila uang tersebut sudah menginap di bank selama jangka waktu tertentu ( tersedia pilihan anatar satu, tiga, enam, dua belas, sampai dua puluh empat bulan, tetapi ada juga yang harian ). Suku bunga deposito biasanya lebih tinggi daripada suku bunga tabungan. Selama deposito kita belum jatuh tempo, uang tersebut akan terpengaruh pada naik turunya suku bunga di bank.

 

  1. Saham

 

Saham adalah kepemilikan atas sebuah perusahaan tersebut. Dengan membeli saham, bersrti membeli sebagaian perusahaan tersebut. Apabila perusahaan tersebut menaglami keuntungan, mak pemegang saham biasanya akan mendapatkan sebagaian keuntunganyayang disebut deviden. Saham juga bisa dijual kepada pihak lain, baik dengan harga yang lebih tinggi yang selisih harganya disebut capital gain maupun lebih rendah daripada kita membelinya yang selisih harganay disebut capital loss. Jadi, keuntungan yang bisa di dapat dari saham ada dua yaitu deviden dan capital gain.

 

  1. Properti

 

Investasi dalam properti berarti investasi dalam bentuk tanah atau rumah. Keuntugan yang bisa di dapat dari properti ada dua :

  1. Menyewakan properti tersebut ke pihak lain sehingga mendapatkan uang sewa.
  2. Menjual properti tersebut dengan harga yang lebih tinggi.

 

  1. Menjual barang-barang koleksi adalah Perangko, lukisan, barang antik, dan lain-lain.

 

Keuntungan dengan menjual barang investasi berikut kepada pihak lain.

 

  1. Menjual Emas

 

Emas adalah barang berharga yang paling di terima di seluruh dunia setelah mata uang asing dari negara-negara G-7 (sebutan bagi tujuh negara yang memiliki perekonomian yang kuat, yaitu Amerika, jepang, Jerman, Inggris, Italia, Kanada, dan Perancis). Harga emas akan mengikuti kenaikan nilai mata uang dari negara-negara G-&. Semakin tinggi kemaikan nilai mata uang asing tersebut, semakin tinggi pula harga emas. Selain itu harga emas. Selain itu harga emas biasanya juga berbanding searah denagn inflansi. Semakin tinggi inflansi, biasanya akan semakin tinggi pula kenaikan harga emas. Seringkali kenaikan harga emas melampaui kenaikan inflansi itu sendiri.

 

  1. Mata Uang Asing

 

Segala macam mata uang asing lebih beresiko dibandingkan denga investasi dalam saham, karena nilai mata uang asing di Indonesia menganuut sistem mengambang bebas (free float) yaitu benar-benar tergantung pada permintaan dan penawaran di pasaran. Di Indonesia mengambang bebas membuat nilai mata uang rupiah sangat fluktuatif.

 

  1. Obligasi

 

Obligasi atau sertifikat obligasi adalah surat utang yang di terbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan, baik untuk menambah modal perusahaan atau membiayai suatu proyek pemerintah. Karena sifatnya yang hampir sama dengan deposito , mka agar lebih menarik investor suku bunga obligasi biasanya sedikit lebih tinggi dibanding suku bunga deposito. Selain itu seperti saham kepemilikan obligasi biasanya sedikit lebbih tinggi dibanding suku bunga deposito. Selain itu seperti saham kepemilikan obligasi dapat juga dijual kepada pihak lain baik dengan harga yang lebih tinggi maupun lebih rendah deripada ketika membelinya.

 

KEUNGGULAN DAN KEKURANGAN SETIAP INVESTASI

 

  1. Produk Perbankan

 

  1. Tabungan

 

Digunakan untuk menyimpan dana nasabah. Dapat memberikan banayk kemudahan, antara lain :

 

  • Likuiditas yang tinggi, dapat diambil kapan saja : Counter bank dan ATM
  • Kemudahan bertransaksi : pengiriman uang, pembayaran (telepon, kartu kredit, dan lain-lain) penukaran uang.
  • Dijamin pemerintah, sampai tahun 2006.

Kekurangan :

 

  • Suku bunga yang diberikan sangat rendah, dibawah tingkat inflansi.
  • Bunga kenapajak 20% untuk yang diatas Rp 7,5 juta.

 

  1. Rekening Koran (cheque/giro)

Dipergunakan secara luas oleh perusahaan dan perorangan, untuk melakukan transaksi keuangan.

 

Kemudahan antara lain :

  • Likuiditas tinggi, dapat diambil kapan saja : counter bank pencarian cek.
  • Kemudahan bertransaksi : pembayaran ke pihak lain tanpa menggunakan uang tunai dan tanpa harus datang ke bank.
  • Dijamin Oleh Pemerintah.

Kekurangan :

  • Tidak ada bunga, hanya terdapat jasa giro yang sanagt rendah.
  • Bunga kena pajak 20%

Di pergunakan untuk menabung/menyimpan uang dalam jangka waktu tertentu.

Kemudahan antara lain :

  • Suku bunga yang lebih tinggi, sekitar 6%.
  • Likuiditas tinggi, dapat diambil kapan saja, meskipun ada jangka waktu tertentu.
  • Dapat dijaminkan : untuk mendapatkan hutang dari bank yang sama.

Kekurangan :

  • Terkena penalti, bila diambil sebelum jatuh tempo.
  • Bunga kena pajak 20%, diatas Rp 7,5 juta.

Kesimpulan :

Dikarenakan sifatnya dan bunga yang diberikan dari suatu produk perbankan berada di bawah rate inflansi, maka produk perbankan tidak sesuai untuk di pakai sebagai alat investasi.

Kelebihan :

  • Akses yang cepat/likuiditas yang tinggi.
  • Kemudahan bertransaksi.
  • Jaminan pemerintah.

Secara umum, bank idealnya digunakan sebagai tempat melakukan transaksi.

Produk perbankan sanagat ideal dipergunakan untuk penempatan dana darurat (emergency fund).

  1. Produk investasi “ Reksa Dana/Unit Trust

Keunggulan :

  • Diversivikasi
  • Pilihan investasi yang beragam
  • Transparasi
  • Peraturan yang ketat
  • Bisys ysng rendah (sub, redeem, management)
  • Keuntungan pajak (untuk di indonesia saat ini)
  • Minimum investasi yang rendah.

Pengertian Investasi Syariah

Investasi pada dasarnya adalah bentuk aktif dari ekonomi syariah. Dalam Islam setiap harta ada zakatnya. Jika harta tersebut didiamkan, maka lambat laun akan termakan oleh zakatnya. Salah satu hikmah dari zakat ini adalah mendorong setiap muslim untuk menginvestasikan hartanya agar bertambah.

Pengertian Investasi Pemerintah

Investasi Pemerintah adalah penempatan sejumlah dana atau barang oleh pemerintah pusat dalam jangka panjang untuk investasi pembelian surat berharga dan investasi langsung,yang mampu mengembalikan nilai pokok ditambah dengan manfaat ekonomi, sosial, dan/atau manfaat lainnya dalam jangka waktu tertentu.

TUUAN INVESTASI JANGKA PANJANG

Suatu perusahaaan melakukan investasi jangka panjang tentunya didasarkan pada tujuan tertentu yang kemungkinan berbeda dengan perusahaan lain, tujuanya investasi adalah untuk mencari keuntungan. Seacra umum tujuan investasi memang mencari untung, tetapi bagi perusahaan tertentu kemungkinan ada tujuan utama yang lain selain untuk mencari untung tujuanya investasi adalah sebagai berikut :

  • Untuk memperoleh pendapatan dalam setiap peiode, antara lain seperti bunga, royalti, deviden, atau uang sewa dan lain-lainya.
  • Untk membentuk suatu dana khusus, misalnya dana untuk kepentingan ekspansi, atau kepentingan sosial.
  • Untuk mengontrol atau mengendalikan persahaan lain, malalui pemikiran sebagaigaian ekuitas perusahaan tersebut.
  • Untuk menjamintersedianyabahan baku dan mendapatkan pasar untuk produk yang dihasilkan.
  • Untuk mengurangi persaingan di antara perusahaan-perusahaan yang sejenis.
  • Untuk menjaga hubungan antar perusahaan.

BENTUK – BENTUK INVESTASI JANGKA PANJANG

Ada banyak pilihan perusahaan untuk menetapkan bentuk investasi jangka panjangnya. Ada perusahaan yang memilih investasi pada tanah atau bangunan (bukan untukoperasi perusahaan) yang disebut dangan investasi properti. Ada juga yang memilih investasi dalam bentuk tabungan atau deposito, atau pilihan investasi yang lain yaitu pembalian saham obligasi.

Investasi jangkan panjang dapat dilakukan perusahaan dalam bentuk obligasi atau saham, apabila diperbandingkan, kedua bentuk investasi tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. Investasi jangka panjang dalam obligasi memberikan jaminan yang pasti atas penerimaan bunga selama kurun waktu tertentu. Bila tingkat bunga di pasaran menurun, tingkat bunga obligasi tidaj berubah karena tingkat bunganya sudah di tetapkan dalam perjanjian awal. Di lain pihak, investasi jangka panjang dalam saham akan memberikan penghasilan yang lebih tinggi daripada tingkat bunga obligasi, apabila perusahaan mendapat keuntungan yang tinggi daripada tingkat bunga obligasi, apabila perusahaan mendapat keuntungan yang tinggi daripada tingkat bunga obligasi, apabila perusahaan mendapatkan keuntungan yang tinggi dan sebaliknya.

Selain itu, investasi dalam saham juga memberikan hak suara sebagai pemilik yang berarti turut menentukan kebijakan perusahaan, dilihat dari segi waktu (lamanya), investasi dapat di klasifikasikan menjadi dua golongan, yaitu Investasi lancar dan investasi jangka panjang.

Investasi Lancar

Investasi Lancar yaitu investasi yang dapat segera dicairkan dan dimasukan untuk dimiliki selama setahun atau kurang.

Investasi jangka Panjang

Investasi selain investasi lancar. Ada banyak pilihan bagi perusahaan untuk menetapkan bentuk investasi jangka panjangnya. Ada perusahaan yang memilih investasi pada tanah atau bangunan (bukan untuk operasi perusahaan) yang disebut dengan investasi properti. Ada juga memilih investasi dalam bentuk tabungan atau deposito, atau pilihan yang lain yaitu pembelian saham atau obligasi. Pada dasarnya semua pilihan investasi mengandung peluang keuntungan di satu sisi dan potensi kerugian atau resiko di sisi lain.

PENGERTIAN INVESTASI PENANAMAN MODAL

Tags: Tugas Soft Skill

Investasi (Penanaman Modal) adalah pengeluaran atau perbelanjaan penanam-penanam modal atau perusahaan untuk membeli barang-barang modal dan perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang-barang dan jasa-jasa yang tersedia dalam perekonomian. Investasi atau pembentukan modal merupakan komponen kedua yang menentukan tingkat pengeluaran agregat. Investasi merupakan tambahan stok barang modal tahan lama yang akan memperbesar peluang produksi di masa mendatang. Salah satu peranan yang sangat penting untuk menjalankan suatu perekonomian adalah investasi, karena merupakan salah satu faktor penentu dari keseluruhan tingkat output dan kesempatan kerja dalam jangka pendek. Apabila penemuan-penemuan baru atau pembebanan pajak yang ringan atau pasar-pasar yang semakin berkembang memberikan insentif bagi investasi-investasi yang ada, yang membuat permintaan agregat meningkat sementara output dan kesempatan kerja tumbuh dengan cepat. Penggunaan tenaga kerja penuh dapat dicapai dengan cara menaikkan jumlah investasi oleh para pengusaha. Bila investasi tidak mencapai tingkat tersebut pengangguran akan berlaku. Investasi juga merupakan pengkaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk menghasilkan laba di masa yang akan datang. Sekali investasi diputuskan maka perusahaan akan terikat pada jalan panjang di masa yang akan datang yang sudah dipilih, dan yang tidak mudah disimpangi. Investasi banyak mengandung resiko dan ketidakpastian.

PENANAMAN MODAL ASING

Yang dimaksud dengan penanaman modal asing (PMA)

tentang Penanaman Modal Asing adalah penanaman modal asing secara langsung yang dilakukan menurut atau berdasarkan ketentuan-ketentuan Undang-undang di Indonesia, dalam arti bahwa pemilik modal secara langsung, menanggung resiko dari penanaman modal tersebut.

Pengertian modal asing antara lain:

  • Alat pembayaran luar negeri yang tidak merupakan bagian dari kekayaan devisa Indonesia, yang dengan persetujuan pemerintah digunakan untuk pembiayaan perusahaan di Indonesia.
  • Alat-alat untuk perusahaan, termasuk penemuan-penemuan baru milik orang asing dan bahan-bahan, yang dimasukkan dari luar ke dalam wilayah Indonesia, selama alat-alat tersebut tidak dibiayai dari kekayaan devisa Indonesia.
  • Bagian dari hasil perusahaan yang berdasarkan Undang-Undang tetapi dipergunakan untuk membiayai perusahaan Indonesia. Di negara-negara berkembang diantaranya Indonesia, bantuan luar negeri secara langsung berdampak positif terhadap tabungan domestik, yaitu memberikan indikasi adanya kenaikan proporsi tabungan dari golongan masyarakat yang memperoleh kenaikan pendapatan.

 

 

SEKIAN TERIMA KASIH


 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s